Motivasi Sederhana
Pernahkah kamu merasa insecure dengan dirimu sendiri? Merasa tidak tidak nyaman, merasa gelisah, atau merasa tidak ada bagus - bagusnya. Ya saya pernah dan sering kali merasakannya. Sejak dulu yang menjadi insecure bagi saya adalah rasa takut. Rasa takut tidak melakukan yang terbaik, rasa takut melakukan kesalahan bahkan sedikit saja, rasa takut kalau orang lain tidak menyukai aku, rasa takut jika aku tidak membuat orang lain merasa senang. Dan sering sekali aku merasa sedih dan tertekan akan hal itu. Sering kali aku memakai pakaian bahkan barang - barang yang sederhana hanya supaya orang lain tidak merasa aku ingin bersaing dengan mereka. Karena aku memang tidak suka persaingan yang seperti itu. Aku tidak ingin dianggap lebih baik dari mereka, memiliki barang - barang yang lebih mahal atau lebih bagus dari mereka, namun ya tetap saja ada orang yang menganggap aku sebagai saingan. Aku selalu berusaha berbicara serendah mungkin agar orang lain tidak tersinggung, namun malah kadang orang menyalah artikan dan menganggap rendah. Serba salah kan..
Jadi rasa takut seperti itulah yang selalu membayangiku setiap hari dan setiap waktu. Jadi aku tidak bebas dalam berekspresi, bukan karena orang lain tetapi karena diriku dan perasaanku sendiri. Aku lebih rakut hal ini daripada hantu sekalipun, ya karena kalau bertemu hantu kalau kita berdoa dengan iman kan pasti hantunya takut hehe. Ya, aku merasa selalu bersalah merasa apa yang salah dengan diriku? apa yang salah dengan ucapanku? Pertanyaan apa yang salah? Menghantui setiap saat dan sehingga aku menjadi orang yang menurutku selalu serius dan fokus. Bayangkan, bahkan kadang aku tidak mau memposting hal - hal yang terlalu bahagia karena takut ada yang sedang putus asa menjadi terbeban karena permasalahan mereka. Aneh ya... Jadi, jika membuat postingan sosial mediaku aku sangat berhati - hati. Memang di satu sisi bagus, namun di sisi lain aku menjadi tidak lepas karena terlalu memikirkan orang lain. Eh siapa suruh ya kan
Namun lama kelamaan aku belajar dari pengalaman pribadi yang begitu panjang, jadi sadar bahwa apa pun yang kita lakukan kita lakukan dengan yakin dan setulus hati. Apapun sikap orang, apapun komentar mereka, kita teruskan saja melangkah dan melakukan yang terbaik. Karena kalau pun kita dengarkan akan tetap sama dan walaupun kita teruskan melangkah akan menjadi lebih baik. Kita butuh koreksi namun hanya untuk memperbaiki bukan untuk menghambat perjalanan kita. Yakin saja pada diri sendiri dan yakin lah pada Tuhan dengan iman kita masing - masing. Tidak mungkin kita bisa membuat semua orang menyukai kita, menyenangi kita, dan mendukung kita. Yang menjalani hidup adalah kita. Kita tidak sempurna, hanya DIA Sang Pencipta yang sempurna. Kita harus sadar bahwa kita pasti berbeda dengan orang lain, tidak ada yang sama. Dan cara pandang pun berbeda karena pemikiran yang berbeda. Yakin lah kita bisa dan yakin lah kita bisa!!!
Komentar
Posting Komentar